Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar meluncurkan Mall Online yang diberi nama Mamaline.id pada Senin 25 November 2019. Mamaline.id adalah sebuah aplikasi marketplace untuk mewadahi para pengusaha industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas (Kadis) Perindag Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati mengatakan, dunia saat ini sudah memasuki era industri 4.0. Secara perlahan akan terjadi proses transformasi digital di dunia industri.

Tentu menurutnya tidak hanya terjadi pada industri dengan skala besar. Pun demikian dengan industri kecil menengah, belum cukup hanya mengandalkan pemasaran lewat dunia nyata (offline), tetapi harus merambah ke dunia maya (online).

Secara garis besar, lanjutnya lagi, Mamaline.id bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan dari pelaku usaha IKM. “Mamaline.id ini hanya sebagai wadah, untuk transaksi sendiri masih secara langsung dari pedagang dan pembeli,” terangnya.

Sejauh ini, saat launching aplikasi ini sudah ada 150 IKM yang mendaftar dengan 150 produk unggulan mereka yang berkualitas.

Tak sampai di situ, banyak pula orang yang sebelumnya tidak pernah berbisnis mulai berjualan melalui Instagram dikarenakan penyebaran covid-19 yang cepat memang merubah interaksi antara bisnis dan pelanggan.

Banyak bisnis mulai merasa penurunan penjualan yang drastis atau bahkan tidak memiliki pelanggan sama sekali karena pelanggan sudah mulai beraktivitas di rumah mereka masing-masing. Karena itu, Mamaline.id menyediakan profil instagram “@mamaline.id” sebagai wadah untuk memasarkan produk IKM lantaran adanya pembatasan kegiatan fisik di masyarakat.

Para pelaku UMKM dapat memasarkan produknya secara gratis melalui akun instagram “@mamaline.id”.

Selain itu, para pelaku UMKM yang ingin mengetahui maupun melaporkan berita seputar Pemasaran Digital Industri dan Perdagangan melalui layanan-layanan instagram dapat pula mengakses akun “@disperindag.kabbanjar”.