Dunia perdagangan dan industri akhir-akhir ini mulai mengalami kemajuan yang baik, seperti barang-barang yang diproduksi ataupun dijual sudah banyak dibungkus dalam kemasan karena selain lebih praktis dan juga lebih higenis. Barang kemasan tersebut juga mempunyai peranan penting untuk memudahkan penjualan dan transport barang yang dijualnya Namun permasalahan yang sering terjadi adalah tidak adanya memberitahukan ukuran, berat bersih, isi bersih atau jumlah pada kemasan tersebut inilah yang akan menimbulkan keragu-raguan bagi konsumen dalam membeli produk. Oleh karena itu perlu diwajibkan pencantuman tentang ukuran, berat bersih, isi bersih dan jumlah yang sebenarnya dengan jelas, terang serta mudah dibaca oleh para konsumen.

Untuk itulah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar yakni Bidang Metrologi melaksanakan kegiatan pengawasan BDKT sebagaimana tertuang dalam Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal yang mana kebenaran pengukuran, tertib ukur, takar dan timbang merupakan suatu unsur yang terpenting dalam dunia perdagangan untuk mencapai tertib niaga, Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 31/M-Dag/Per/10/2011 Tentang Barang Dalam Keadaan Terbungkus, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 26/M-DAG/PER/5/2017 tentang Pengawasan Metrologi Legal, dan Keputusan Bupati Banjar nomor 188.45/ /KUM/2019 tanggal 29 Januari 2019 tentang Pembentukan Tim Pengawas Barang Dalam Keadaaan Terbungkus.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 8 Kecamatan selama 9 (sembilan) hari pada tanggal dari tanggal 22 Oktober sd 06 November 2020, berikut adalah jadual kegiatan BDKT di Kabupaten Banjar :

Hari/tanggal

Tempat

Kamis, 22 Oktober 2020 di Kecamatan Mataraman
Jumat, 23 Oktober 2020 di Kecamatan Martapura
Senin, 26 Oktober 2020 di Kecamatan Martapura Timur
Selasa, 27 Oktober 2020 di Kecamatan Simpang Empat
Senin, 02 November 2020 di   Kecamatan Pengaron
Selasa, 03 November 2020 di Kecamatan Gambut
Rabu, 04 November 2020 di   Kecamatan Aluh-aluh
Kamis sd Jumat Tanggal 5 sd 6 NOvember 2020 di Kecamatan Paramasan

 

Diharapkan kegiatan BDKT ini menjadi pembinaan kepada para pedagang mengenai aspek keamanan, keselamatan dan kesehatan produk terutama makanan seperti cek tanggal kadaluarsa, kebersihan, dan susunan barang makanan agar tidak bercampur dengan barang-barang lain seperti deterjen, obat nyamuk dan sebagainya. Barang-barang yang sudah tidak layak jual (kadaluarsa/rusak) harus diturunkan dari etalase, untuk dikembalikan kea gen/distributor dan segera dimusnahkan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan tidak memiliki kewenangan menyita dan memusnahkan produk kadaluarsa (kewenangan BPOM) sehingga hanya melaksanakan himbauan, dan menyampaikan hasil temuan ke BPOM dan Dinas Perdagangan Propinsi Kalimantan Selatan.